Senin 19 Desember 2016 ini, Bank Indonesia meluncurkan satu seri uang rupiah baru Tahun
Emisi (TE) 2016 yang terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan
uang logam bergambar pahlawan. Peluncuran uang baru ini dihadiri oleh
Presiden Joko Widodo dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dalam
sebuah acara di Jakarta yang dihadiri keluarga para pahlawan yang
diabadikan dalam uang-uang baru itu.
Pecahan-pecahan baru rupiah adalah dalam nilai nominal Rp 100.000, Rp
50.0000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000,
sedangkan untuk uang logam adalah pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan
Rp 100. Peluncuran uang baru itu juga memiliki banyak makna.
Berikut adalah gambar pahlawan di uang baru itu:
Rp 100.000 bergambar Presiden Pertama RI Soekarno dan Wakil Presiden RI Mohammad Hatta
Rp 50.000 bergambar Djuanda Kartawidjaja
Rp 20.000 bergambar Sam Ratulangi
Rp 10.000 bergambar Frans Kaisepo
Rp 5.000 bergambar KH Idham Chalid
Rp 2.000 bergambar Mohammad Hoesni Thamrin
Rp 1.000 bergambar Tjut Meutia
Rp 1.000 bergambar I Gusti Ketut Pudja (uang logam)
Rp 500 bergambar TB Simatupang (uang logam)
Rp 200 bergambar Tjiptomangunkusumo (uang logam)
Rp 100 bergambar Herman Johannes (uang logam)
Senin, 19 Desember 2016
Trik Sukses Belajar
1.Jangan pernah menumpuk pelajaran dalam satu sesi
Mahasiswa yang berhasil dalam belajar biasanya memiliki periode waktu atau jadwal belajar yang lebih singkat dan efektif. Mereka tidak pernah mencoba belajar dengan "sistem kebut semalam." Jika Anda ingin menjadi mahasiswa yang sukses, maka Anda perlu belajar dengan konsisten. Anda juga harus memiliki waktu yang teratur, meski pun sesi belajar yang lebih pendek.
2. Rencanakan waktu belajar
Mahasiswa yang sukses memiliki jadwal belajar yang spesifik. Mereka akan menyelesaikan tugas studi mereka dan tetap konsisten dengan jadwal yang mereka tulis. Mahasiswa yang belajar dengan cara sporadis dan main-main tidak akan mudah berhasil dibandingkan Mahasiswa yang memiliki jadwal belajar.
3. Belajar di waktu yang sama
Selain perencanaan, belajar dengan rutin juga dapat memberikan efek positif dalam diri Anda. Ketika Anda belajar pada saat yang sama setiap hari, hal itu akan menjadi kebiasaan dalam hidup Anda, sehingga secara mental dan emosional lebih siap untuk belajar dan setiap sesi belajar akan menjadi lebih produktif.
4. Belajar dengan memiliki tujuan
Belajar tanpa arah dan tujuan tidak akan pernah efektif. Anda harus tahu persis apa yang menjadi tujuan Anda dalam belajar. Sebelum belajar, tentukanlah target apa yang harus Anda capai dalam sesi tersebut. Misalnya, menghapal 30 kosakata bahasa Spanyol dalam satu sesi belajar.
5. Jangan pernah menunda waktu belajar yang sudah direncanakan
Sangat mudah bagi Anda untuk menunda sesi belajar yang sudah ditentukan. Apalagi, jika Anda kurang berminat pada pelajaran tersebut. Mahasiswa yang ingin berhasil tidak boleh menunda waktu belajar. Jika Anda menunda jadwal bejar, seterusnya Anda akan menjadi kurang efektif dalam menerima materi pelajaran.
6. Mulailah dengan subjek yang paling sulit terlebih dahulu
Carilah subjek pelajaran tersulit dan lebih membutuhkan upaya serta energi yang besar dalam menyelesaikannya. Setelah Anda menyelesaikan tugas tersebut, Anda akan lebih mudah untuk menyelesaikan sisa tugas. Percaya atau tidak, dimulai dengan pekerjaan yang paling sulit akan sangat meningkatkan efektivitas sesi belajar dan prestasi akademis Anda.
7. Tinjaulah kembali catatan Anda
Tinjaulah segala catatan Anda di kelas terlebih dahulu. Sebelum Anda menulis segala catatan yang baru, tinjaulah hasil catatan Anda secara menyeluruh untuk memastikan bagaimana menyelesaikan tugas dengan benar.
8. Pastikan tidak ada gangguan dalam belajar
Ketika Anda terganggu saat belajar, Anda akan kehilangan dan memecahkan konsentrasi belajar. Untuk itu, sebelum Anda mulai belajar, temukanlah tempat di mana Anda tidak akan terganggu.
9. Gunakan kelompok belajar efektif
Pernahkah Anda mendengar kalimat "Dua kepala lebih baik dari satu?". Pernyataan tersebut dapat dibenarkan dalam situasi belajar. Bekerja dalam kelompok memungkinkan Anda untuk mendapatkan bantuan dari Mahasiswa lain ketika Anda kesulitan memahami konsep, menyelesaikan tugas lebih cepat, dan membantu Mahasiswa lain dan diri Anda sendiri dalam menginternalisasi subjek materi. Namun, kelompok belajar bisa menjadi sangat tidak efektif jika mereka tidak terstruktur.
10. Tinjau kembali catatan sekolah dan bahan-bahan kelas Anda selama akhir pekan
Mahasiswa yang berhasil meninjau kembali apa yang telah mereka kerjakan selama seminggu pada akhir pekan, akan membantu mereka untuk merumuskan jadwal selanjutnya secara lebih efektif.
Kompas.
Selasa, 20 Desember 2016
Selasa, 29 November 2016
Selamat
Selamat Atas Terpilihnya
Bapak H. Iwan R. Prawiranata, SE.,MIB.,MA.,Ph.D
Sebagai Ketua STIE Latifah Mubarokiyah Tasikmalaya
Masa Hidmat 2016 - 2020
"Semoga membawa STIE-LM menjadi lebih baik dan bermartabat"
Bapak H. Iwan R. Prawiranata, SE.,MIB.,MA.,Ph.D
Sebagai Ketua STIE Latifah Mubarokiyah Tasikmalaya
Masa Hidmat 2016 - 2020
"Semoga membawa STIE-LM menjadi lebih baik dan bermartabat"
Langganan:
Postingan (Atom)

